headerev

Program Kerja & Kegiatan

RENCANA KEGIATAN

PROGRAM KAMPUNG KB “GUNUNG SERIANG”

DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR

 

Dalam rangka pemberdayaan dan pembangunan masyarakat khususnya diwilayah Kampung KB “GUNUNG SERIANG” Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor, ada beberapa program kegiatan yang akan kani lakukan yaitu :

  1. Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk meningkatan ketahanan keluarga melalui bina keluarga Balita (BKB), bina Keluarga Remaja (BKR ), Bina Keluarga Lansia (BKL) , UPPKS dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas, melalui program :
  2. Pembinaan terhadap keluarga yang mempunyai Balita

Berdasarkan Pendataan Keluarga setelah terbentuknya Kampung KB, maka diperoleh data keluarga yang mempunyai balita adalah pada tabel 4 sebagai berikut :

No. RT Jumlah Keluarga yang menjadi Sasaran Jumlah Keluarga yg menjadi Anggota Hadir Aktif mengikuti pertemuan Jumlah Anggota menggunakan

KKA

1 I 8 6 4 4
2 II 30 23 18 13
3 III 23 18 15 13
4 IV 4 3 0 0
Jumlah 65 50 37 30

 

Pembinaan terhadap keluarga yang mempunyai Remaja

Berdasarkan Pendataan Keluarga setelah terbentuknya Kampung KB, maka diperoleh data keluarga yang mempunyai Remaja adalah pada tabel 5 sebagai berikut :

No. RT Jumlah Sasaran Keluarga Jumlah Keluarga menjadi Anggota Hadir Aktif mengikuti pertemuan
1 I 30 24 10
2 II 54 29 15
3 III 44 20 12
4 IV 20 14 0
Jumlah 148 87 37

 

Pembinaan terhadap keluarga yang mempunyai Lansia

Berdasarkan Pendataan Keluarga setelah terbentuknya Kampung KB, maka diperoleh data keluarga yang mempunyai Lansia adalah pada tabel 6 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Jumlah Lansia berdasarkan jenis kelamin Laki -laki Jumlah Lansia berdasarkan jenis kelamin perempuan Jumlah Sasaran Keluarga Jumlah Anggota Keluarga Aktif mengikuti pertemuan
1 I 7 5 8 3
2 II 13 10 17 9
3 III 14 8 16 12
4 IV 9 5 10 0
Jumlah 43 28 51 24

 

Pembinaan Terhadap Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK Remaja)

Berdasarkan Pendataan Keluarga setelah terbentuknya Kampung KB, maka diperoleh data Anak Remaja adalah pada tabel 7 sebagai berikut :

 

 

No.

 

 

RT

Jumlah Remaja berdasarkan jenis kelamin Laki -laki Jumlah Remaja berdasarkan jenis kelamin perempuan Jumlah Remaja dengan Umur

10-14 Thn

Jumlah Remaja dengan Umur

15-19 Thn

Jumlah Remaja dengan Umur

20-24 Thn

1 I 34 30 12 29 14
2 II 55 62 23 40 44
3 III 58 36 22 27 30
4 IV 23 21 14 19 16
Jumlah 170 149 71 115 104

 

Pembinaan Pasangan Usia Subur

Adapun Jumlah Kesertaan ber KB bagi Pasangan Usia Subur untuk Kampung KB Gunung Seriang Adalah pada tabel 8 Sebagai berikut:

 

 

 

No.

 

RT

Jumlah

PUS

JENIS KONTRASEPSI JML  

%

IUD MOW MOP KDM IMPL STK PIL
1 I 45 0 5 0 0 1 23 9 38 84
2 II 39 0 0 0 0 0 8 13 21 53
3 III 43 0 2 0 0 0 7 9 18 42
4 IV 29 6 0 0 6 1 1 6 20 69
JUMLAH 156 6 7 0 6 2 39 37 97 62

 

Sedangkan Pasangan Usia Subur yang datanya Bukan sebagai Peserta KB adalah pada tabel 9 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Jumlah

PUS

BUKAN PESERTA KB  

JML

HML IAS IAD TIAL
1 I 45 3 3 2 1 9
2 II 39 2 2 2 12 18
3 III 43 4 2 0 17 23
4 IV 29 0 3 3 3 9
JUMLAH 156 9 10 7 33 59

 

Pembinaan Keluarga Sejahtera.

Berdasarkan Pendataan Keluarga setelah dibentuknya Kampung KB maka ditemukan data Tahapan Keluarga Sejahtera adalah pada tabel 10 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Tahapan Keluarga Sejahtera  

JML

Pra KS KS I KS II KS III KS III +
1 I 5 17 21 6 2 51
2 II 6 28 32 12 4 82
3 III 4 30 35 8 3 80
4 IV 1 15 19 4 1 40
JUMLAH 16 90 107 30 10 253

 

Pembinaan dan Fasilitasi Keluarga yang belum memiliki

berdasarkan data yang ditemukan dilapangan diperoleh data keluarga yang belum memiliki KTP, KK, Akta Kelahiran dan Surat Nikah adalah pada tabel 11 sebagai berikut:

 

No.

 

RT

Jumlah Keluarga yang belum Memiliki
KTP KK A Kelahiran SRT Nikah
1 I 0 0 0 0
2 II 0 3 3 3
3 III 2 2 2 2
4 IV 0 0 0 0
Jumlah 2 5 5 5

 

Pembinaan dan Fasilitasi Kepada Keluarga yang belum mendapatkan Bantuan Permodalan

adapun  jumlah keluarga yang sudah mendapatkan Bantuan adalah pada tabel 12 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Jumlah Keluarga yang mendapatkan Bantuan  Modal
UPPKS PNPM KUAP PKH RASKIN
1 I 0 0 0 13 16
2 II 0 3 0 13 16
3 III 0 0 0 13 16
4 IV 0 0 0 0 4
Jumlah 0 3 0 39 52

 

Pembinaan dan Fasilitasi Kepada Anak Gizi Buruk dan Stunting

Dari hasil pelayan di Poskesdes ada beberapa anak yang dapat di katagorikan sebagai Gizi Buruk dan Stunting, adapun data bayi dimaksud adalah pada tabel 13 sebagai berikut :

 

No.

Nama

Bayi

Tanggal Lahir Nama

Ortu

Jenis Klamin/ Umur Keterangan Status Gizi
BB PB/TB BB/U TB/U BB/B
1 Omar 10-04-17 R. Salam L/ 24 6,3 71 Buruk Normal Normal
2 Yekti N 30-06-17 Soleman P/18 5,2 62 Kurang Normal Kurus
3 Halimah T 13-06-14 M. Darmansyah P/56 11.5 94 Kurang Pendek Normal

 

Pembinaan dan Fasilitasi kepada anak yang putus sekolah

Adapun jumlah data anak putus sekolah berdasarkan kelompok umur adalah pada tabel 14 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

 

Jumlah Anak

Mengikuti Paud

Jumlah Anak
7-12 Thn

Tdk bersekolah

13-15 Thn Tdk Bersekolah Buta Huruf
1 I   0 0 0
2 II 0 1 5
3 III 1 1 8
4 IV 0 0 0
Jumlah 27 1 2 13

 

Pembinaan dan Fasilitasi kepada anak menurut Data Sosial

Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan Jumlah Anak menurut data sosial adalah pada tabel 15 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Jumlah Anak
Cacat Jalanan Pengemis Wanita Rawan Sosial Ekonomi
1 I 2 0 0 0
2 II 6 0 0 0
3 III 1 0 0 0
4 IV 0 0 0 0
Jumlah 9 0 0 0

 

Pembinaan dan Fasilitasi Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Berdasarkan pendataan dilapangan bahwa belum ada kasus ditemukan mengenai Jumlah TKI yang bekerja diluar Negeri, jumlah kasus Trafikking, pelecehan anak dan kemudian juga kasus KDRT adalah pada tabel 16 sebagai berikut :

 

No.

 

RT

Jumlah Kasus
TKI Trafikking Pelecehan Anak KDRT
1 I 0 0 0 0
2 II 0 0 0 0
3 III 0 0 0 0
4 IV 0 0 0 0
Jumlah 0 0 0 0

 

Jumlah Data Potensi Sumber Daya Manusia

Sedangkan untuk data potensi Sumber Daya Manusia dapat kita lihat pada tabel 17 berikut :

No. RT Tokoh Agama Tokoh Pemuda Pengusaha TNI/Polri PNS
1 I 1 1 4 0 0
2 II 0 3 5 1 2
3 III 2 3 5 1 2
4 IV 1 1 4 1 6
Jumlah 4 8 18 3 10

Kemudian :

No. RT Nelayan Petani Swasta Tng Honor THL Lain lain
1 I 11 2 15 1 12 0
2 II 13 32 5 2 4 25
3 III 8 69 13 3 0 10
4 IV 3 21 15 2 0 0
Jumlah 35 124 48 8 16 35

 

Jumlah Keluarga yang belum memiliki Fasilitas

Berdasrkan pendataan keluarga di kampong KB ditemukan data keluarga yang secara umum memang belum memiliki fasilitas tersebut, misalnya seperti Sarana Air Bersih dan Tempat Pembuangan Sampah Sementara untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table18 berikut:

 

No.

 

RT

Jumlah
Sarana Air Bersih Jamban Keluarga TPSS
1 I 0 55 0
2 II 0 82 0
3 III 0 76 0
4 IV 0 55 0
Jumlah 0 268 0

 

 

2 . Program dan Rencana Kegiatan

  1. Program Kampung KB

Adapun Program dimaksud adalah penyiapan kehidupan berkeluarga dengan kegiatan sebagai berikut :

  1. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek pendidikan dalam keluarga.
  2. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek kesehatan reproduksi.
  3. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan kegiatan penyuluhan pendewasaan Usia Perkawinan (PUP ) dan penyiapan berkeluarga dikalangan Remaja dan orangtua atau keluarga remaja.
  4. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek  pendidikan.
  5. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek ekonomi.
  6. Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan aspek agama dalam keluarga melalui majlis taklim.

 

  1. Rencana Kegiatan

Adapun rencana kegiatan dimaksud adalah sesuai delapan fungsi keluarga adalah sebagai berikut:

NO.

 

SEKSI SEKSI KEGIATAN HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Seksi Agama 1. Membuat program magrib mengaji, dengan menghimbau agar keluarga-keluarga tidak menonton TV pada saat magrib tapi melaksanakan ibadah bersama dan anaknya mengaji.

2. Kebersamaan ibadah di gereja.

3. Pengajian rutin baik mingguan maupun bulanan.

4. Mengunjungi/memotivasi keluarga-keluarga yang belum ikut dalam kegiatan keagamaan dan menghimbau agar tiap keluarga memiliki ruangan ibadah di rumah masing-masing.

5. Membantu/mendorong keluarga untuk zakat, infak, shodakoh bagi kepentingan umum. Misalnya memberi makan tambahan ke posyandu, wakap tanah untuk pembuangan sampah.

6. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang keagamaan kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten Dst).

 

Meningkatnya pelaksanaan keagamaan (Keluarga semakin rajin beribadah).

 

2. Seksi Pendidikan/ Sosialisasi 1. Membina dan mengembangkan BKB (Bina Keluarga Balita).

2. Membina dan mengembangkan BKR (Bina Keluarga Remaja).

3. Membina dan mengembangkan BKL (Bina Keluarga Lansia).

4. Membina dan mengembangkan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

5. Membina dan Mengembangkan PIK Remaja

6. Penguatan kegiatan Forum Anak Daerah

7. Kursus-Kursus tentang keterampilan baik yang dilaksanakan oleh dinas instansi pemerintah maupun atas prakarsa masyarakat (Kursus Perbengkelan, Tata busana dan merias pengantin) dsb.

8. Membina Kadarkum (Keluarga Sadar Hukum).

9. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang pendidikan/sosialisasi kepada pemerintah yang dianggap perlu.

 

Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat baik ilmu pengetahuan maupun profesionalisme (semakin banyak orang yang memiliki keterampilan untuk meningkatkan usaha).

 

3. Seksi Reproduksi 1. Memotivasi PUS untuk ber-KB.

2. Membina kelangsungan ber-KB.

3. Menyelenggarakan pembentukan, pembinaan dan pengembangan posyandu.

4. Membuat peta keluarga tiap RT.

5. Mendidik keluarga tentang kesehatan reproduksi dan reproduksi remaja.

6. Pembentukan PIK Remaja dan Kampanye PUP.

7. Melaksanakan pelayanan KB.

8. Melaksanakan rujukan dan pengayoman

9. Penyediaan alat kontrasepsi bagi yang tidak mampu.

10. Mengkordinasikan layanan dan Pembinaan peserta KB dengan Dokter Bidan Swasta.

11. Pelayanan papsmear, pemeriksaan bumil dan imunisasi di Posyandu.

12. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang reproduksi kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten Dst).

 

Tercapainya rata-rata dua anak setiap keluarga, keluarga sehat, anak tumbuh dan berkembang dengan baik.
4. Seksi Ekonomi 1. Mempromosikan potensi/profesi yang ada.

2. Membina, membimbing produk-produk unggulan baik yang diproduksi masing-masing keluarga maupun dalam bentuk kelompok.

3. Membentuk membina dan mengembangkan usaha bersama baik UPPKS, UP2K dan KUBE.

4. Membentuk, membina dan mengembangkan Koperasi simpan pinjam berupa uang atau produk/hasil pertanian.

5. Menjalankan sistem lumbung kampung untuk kepentingan keluarga.

6. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang ekonomi kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten Dst)

 

 

Meningkatnya income per kapita keluarga dan pemanfaatannya menunjang

 

5. Seksi Perlindungan 1. Penyuluhan anti KDRT.

2. Penyuluhan Narkoba.

3. Mengurus jaminan-jaminan kehidupan bagi keluarga (BPJS, Jamkesda).

4. Sistem ronda malam untuk perlindungan keamanan.

5. Bantuan hukum bagi keluarga yang tersangkut masalah hukum.

6. Bantuan sosial bagi peserta KB yang mendapat keluhan/komplikasi.

7. Mengusahakan pelayanan admistrasi kependudukan misalnya Akta Kelahiran dan KTP.

8. Pelaksanaan Fungsi PATBM dalam Perlindungn Keluarga

9. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang perlindungan kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten.

 

Terlindunginya masyarakat/keluarga dan hidup tentram dan nyaman.

 

6. Seksi Kasih Sayang 1. Iuran kematian.

2. Donor darah untuk membantu sesama.

3. Jimpitan beras untuk membantu orang miskin.

4. Membentuk kas untuk peserta KB yang tidak bisa membeli kontrasepsi.

5. Jaminan Ibu bersalin (Jambulin) dan tabungan Ibu bersalin.

6. Bapak asuh/Ibu asuh bagi anak yang tidak bersekolah.

7. Pengumpulan dan pemberian pakaian layak pakai dari keluarga yang mampu kepada yang membutuhkan.

8. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang kasih sayang kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten Dst).

Semakin terjalinnya hubungan harmonis antar anggota keluarga dan antara keluarga dengan masyarakat dan lingkungan.

 

7. Seksi Sosial Budaya 1. Menanamkan budaya budi pekerti di keluarga-keluarga sesuai tatakrama setempat.

2. Memelihara dan mengembangkan tradisi yang baik yang menjadi kebiasaan setempat.

3. Membentuk kelompok seni sesuai dengan kehendak bersama.

4. Menyelenggarakan lomba-lomba budaya baik antar individu, antar keluarga maupun antar RT.

5. Mengusahakan hal-hal yang dibutuhkan bidang sosial budaya kepada pemerintah yang lebih atas (Desa, Kecamatan, Kabupaten Dst)

Semakin berkembangnya budi pekerti, tata krama dan seni budaya baik di keluarga maupun masyarakat sekampung.
8. Fungsi Pembinaan

Lingkungan

1. Kerja Bakti memelihara lingkungan.

2. Gerakan penanaman tanaman halaman.

3. Pembuangan sampah bersama dan pengurusan secara bergiliran (terjadwal).

4. Penataan kampung baik pembuatan jalan, gang dan pagar-pagar yang membuat keserasian dan keindahan.

5. Petunjuk-petunjuk jalan dan gang dengan nama yang disepakati.

6. Masyarakat bergotong-royong membangun rumah layak huni;

Semakin tertatanya lingkungan yang serasi selaras dan seimbang antara perilaku dan lingkungan.

 

 

 

Demikian sekilas tentang Profil Kampung KB Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor yang kami sajikan sebagai dasar pelaksanaan Program Kegiatan Kampung KB “GUNUNG SERIANG”.